- Antara Lari dan Seni, Saat Kecepatan Jadi Inspirasi
- Mentan Ajak HIPMI Dongkrak Pertanian Indonesia Naik Kelas ke Panggung Dunia lewat Hilirisasi
- Di Rakortas Alih Fungsi Lahan, Mentan Serukan Jaga Sawah dan Perjuangkan Petani Desa Hutan
- Pertamina Group Boyong 35 Trofi PRIA 2026, Bukti Transparansi Komunikasi ke Publik
- Dari Dapur ke Langit, Ketika Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Masa Depan
- Baterai Kalsium Siap Menantang Litium, Jadi Alternatif Energi Terbarukan Masa Depan
- Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tawangsari Adakan Penguatan Ideologi
- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
Peningkatan Kapasitas Industri dengan Hilirisasi Jadi Kunci Indonesia Naik Kelas

Keterangan Gambar : Peningkatan kapasitas industri Nasional dengan hilirisasi jadi salah satu kunci Indonesia naik kelas. (dok ESDM)
JAKARTA
—Upaya mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya bertumpu pada satu kebijakan atau satu
institusi semata. Penguatan kapasitas industri nasional, terutama melalui
hilirisasi dan pembangunan kapabilitas sumber daya manusia, menjadi kunci dalam
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, target pertumbuhan ekonomi
sebesar 8% membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, baik
pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Hal ini disampaikan dalam
peluncuran dan bedah buku Indonesia Naik Kelas karya Wakil Direktur Utama MIND
ID Danny Amru Ichdan yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari unsur pemerintah,
industri, dan akademisi, Jumat (13/12)
“Dalam perjalanan
Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang berinklusif dan
berkelanjutan, tidak ada satu lembaga atau kebijakan yang berjalan sendiri atau
bekerja sendirian,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya, Sabtu (14/12).
Baca Lainnya :
- Royalindo Investa Tergiur Cuan Gula Hinga Kecerdasan Buatan 0
- KNKG Nilai Laporan Tahunan Menthobi Karyatama Cerminkan Praktik Berkelanjutan0
- OJK Minta Sederhanakan Proses Klaim Asuransi Korban Bencana di Sumatera 0
- OJK Resmi Wajibkan Marjin Kripto Miliki Jaminan0
- OJK Gagal ‘Tekan’ Purbaya Lewat DPR Soal Permintaan Insentif Pajak0
Menurut Airlangga,
tanggung jawab menjadikan Indonesia sebagai negara maju melekat pada seluruh
elemen bangsa yang memiliki kepedulian terhadap masa depan ekonomi nasional. Salah
satunya kontribusi pemikiran yang hadir melalui buku Indonesia Naik Kelas.
Airlangga menilai buku
Indonesia Naik Kelas menjadi kontribusi pemikiran strategis di tengah dinamika
geopolitik global yang terus berubah. Buku tersebut, lanjutnya, menawarkan refleksi
dan gagasan konstruktif dalam menavigasi tantangan pembangunan industri
nasional.
Salah satu poin penting
yang disorot adalah kebijakan hilirisasi yang telah menjadi agenda utama
pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Airlangga menyebut hilirisasi sebagai
jalan bertahap agar Indonesia dapat meningkatkan posisi dalam rantai nilai
global sesuai dengan kapabilitas industrinya.
“Salah satu refleksi yang
saya dapati adalah hilirisasi yang sudah menjadi kebijakan pemerintah dan
dicatat sebagai mas Dany sebagai salah satu peluncur agar Indonesia bisa naik
kelas bertahap sesuai dengan kapabilitas industri,” ujarnya.
Namun demikian, Airlangga
menegaskan bahwa pembangunan industri tidak cukup hanya berfokus pada aspek
fisik. Penguatan kemampuan rekayasa dan engineering dalam negeri menjadi
fondasi agar industrialisasi Indonesia memiliki daya saing jangka panjang.
Lebih lanjut, ia
menyampaikan bahwa industrialisasi yang berorientasi pada global supply chain
harus tetap bersifat inklusif. “Industrialisasi juga tentunya mempunyai
multiplier effect kepada desa, kota kecil, UMKM, terutama terhadap tempat di
mana industri itu berada,” kata Airlangga.
Pada kesempatan tersebut,
Airlangga juga mengapresiasi pengalaman dan pemahaman Wadirut MIND ID Dany
Amrul Ichdan terhadap ekosistem industri nasional dan rantai pasok global. Ia
berharap buku Indonesia Naik Kelas dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi
muda untuk terlibat aktif dalam sektor industri nasional.
Peluncuran buku Indonesia
Naik Kelas menghadirkan diskusi lintas sektor mengenai strategi mempercepat
transformasi ekonomi nasional. Buku ini sebagai ajakan kolektif untuk
menjadikan hilirisasi, industrialisasi, dan penguatan sumber daya manusia
sebagai satu orkestrasi besar agar ekonomi Indonesia benar-benar naik kelas dan
berdaulat. (Wahyono)
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

