- Pertamina Group Boyong 35 Trofi PRIA 2026, Bukti Transparansi Komunikasi ke Publik
- Dari Dapur ke Langit, Ketika Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Masa Depan
- Baterai Kalsium Siap Menantang Litium, Jadi Alternatif Energi Terbarukan Masa Depan
- Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tawangsari Adakan Penguatan Ideologi
- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
Translokasi Badak Jawa: Upaya Nyata Selamatkan Spesies Ikonik

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan
memperkuat komitmen pelestarian satwa ikonik Badak Jawa (Rhinoceros
sondaicus) dengan melaksanakan program translokasi dari Taman Nasional
Ujung Kulon (TNUK) menuju Javan Rhino Study and Conservation Area
(JRSCA). Langkah ini menjadi strategi prioritas nasional untuk mengurangi
ancaman kepunahan spesies yang kini hanya tersisa di habitat tunggal tersebut.
Kajian ilmiah menunjukkan Badak Jawa menghadapi risiko
tinggi dengan keterbatasan daya dukung habitat, rendahnya keragaman genetik,
serta tingkat inbreeding mencapai 58,5 persen. Population
Viability Analysis (PVA) bahkan memprediksi spesies ini bisa punah dalam waktu
kurang dari 50 tahun tanpa intervensi nyata.
Translokasi dilakukan untuk membentuk populasi kedua,
memperbaiki keragaman genetik, serta menjamin keberlanjutan spesies melalui
manajemen berbasis teknologi modern seperti Assisted Reproductive
Technology (ART) dan biobanking. Program ini dilaksanakan
secara kolaboratif dengan melibatkan lembaga konservasi nasional maupun
internasional.
Baca Lainnya :
- FIFest2025 Ajang Strategis Memperkuat Budaya Memberi, Berkolaborasi dan Berkelanjutan0
- Jejak Ingatan Arsitek dan Kolektor Seni Hendra Hadiprana Dalam Pameran Retrospeksi Napak Tilas Seni2
- 15 Ribu Pohon Ditanam di Jabungan, Warga Masih Menanti Manfaat Ekonomi0
- BP Taskin, Pemda, dan Swasta Tandatangani MoU Aglomerasi Percepatan Pengentasan Kemiskinan 0
- Kaum Tani Bersama Masyarakat Adat Tano Batak Lawan Perampasan Tanah dan Perbudakan PT TPL0
“Ini bukan sekadar memindahkan badak, tetapi usaha kolektif
menyelamatkan masa depan spesies yang sudah di ambang kepunahan. Sinergi
pemerintah, akademisi, lembaga konservasi, dan masyarakat menjadi kunci. Pemerintah
menargetkan pada 2029 populasi kedua Badak Jawa telah terbentuk, sebagai bukti
nyata komitmen Indonesia menjaga satwa ikonik dunia,” kata Wakil Menteri
Kehutanan Sulaiman Umar Siddiq.
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

