- Dilema Meremajakan Tanah dan Alam Melalui Pertanian Regeneratif
- Kades di Tapteng Ramai-Ramai Surati Presiden, Minta Pelurusan Penyebab Banjir Longsor DAS Aek Garoga
- 8 Desa Wisata di Indonesia Buat Kamu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal
- Fenomena Antre di Tempat Makan Viral, Worth It atau Sekadar Ikut Tren?
- Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?
- RDMP Balikpapan: Sumur Mathilda yang Kini Garda Terdepan Energi Indonesia Timur
- Tak Ada Pilihan Lain, Indonesia Harus Menjadi Pengendali Harga Nikel Dunia
- Riset BRIN Ungkap Faktor Emisi Karbon Lamun Indonesia, Jawa–Sumatra Tertinggi
- Agroforestri, Memadukan Pertanian dengan Restorasi Hutan
- Mengulik Pertanian Molekuler Tanaman di Era Bioekonomi untuk Ketahanan Pangan Masa Depan
Layanan Mutu KKP Dilengkapi Sertifikasi ISO, Ekspor Perikanan Diyakini Tumbuh Positif di 2026

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan
Perikanan (KKP) di awal tahun 2026 meraih sertifikat ISO (International
Standardization Organization) untuk ruang lingkup sertifikasi mutu perikanan
dan layanan laboratorium penguji mutu hasil perikanan.
Sertifikasi yang baru diperoleh yakni ISO 9001:2015 yang
dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi independen dunia QAI (Quality Assurance
International).
"Per 1 Januari 2026 seluruh UPT kami yang berjumlah 46
telah bersertifikasi ISO 9001:2015 di tiap - tiap provinsi di Indonesia dan
siap melayani sertifikasi mutu untuk ekspor maupun uji mutu ikan sebagai
jaminan keamanan konsumen,” terang Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan
Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini dalam siaran resmi
di Jakarta, Selasa (6/1).
Baca Lainnya :
- Kunci Kinerja Positif MIND ID di 2025: Strategi Korporasi dan Penguatan Hilirisasi0
- Hilirisasi Grup MIND ID, Transformasi Pertambangan Berbasis Nilai Tambah0
- Pertumbuhan Ekonomi 2026 Ditaksir 5 Persen, WP Badan Harus Siap Diperiksa 0
- Penguatan Sektor Riil Kunci Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen di 20260
- Perry Warjiyo Dkk Kembali Tahan BI Rate Pada 4,75 Persen0
Ishartini mengatakan, perolehan sertifikat ISO tersebut
menambah kesiapan KKP mengawal kelancaran ekspor hasil perikanan di tahun 2026.
Sepanjang tahun 2025, produk perikanan Indonesia telah menjangkau 147 negara
meningkat dari tahun sebelumnya di 140 negara.
Sedangkan dari sisi nilai, ekspor komoditas perikanan dari
Januari sampai Oktober 2025 mencapai US$5,07 miliar, yang berarti naik 5,1%
dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
"Sertifikat ISO 9001:2015 yang berhasil diraih Badan
Mutu KKP ini meliputi berbagai sertifikasi diantaranya penerbitan SKP
(Sertifikat Kelayakan Pengolahan) sebagai prasyarat (prerequisite) mengurus
sertifikasi ekspor ikan, SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan),
HACCP (Hazard Analytical Critical Control Point) dan pengujian mutu produk
perikanan,” tutup Ishartini.
Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Menteri Kelautan dan
Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa quality assurance yang
diterapkan KKP di sepanjang rantai produksi perikanan hulu - hilir untuk
memberikan jaminan bahwa produk yang dihasilkan berkualitas, aman serta
memperkuat daya saing, keberterimaan dan menjadi champion di pasar
global.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)


.jpg)

.jpg)

.jpg)

