- Penjual Sayur Ini Sumbang Rp5,3 Miliar untuk Perpustakaan, Layanan Kesehatan dan Panti Asuhan
- Gerak Cepat Mentan Sidak Pasar Usai Terima Laporan, Harga Pangan Langsung Turun
- Masuk 10 Top Dunia, PAM JAYA Sabet Platinum di Ajang Vision Awards LACP Amerika Serikat
- Bikin Salut, Begini Langkah Cepat Kementan Geser Anggaran untuk Pemulihan Bencana
- Waktu Layar Bisa Bikin Sakit Kepala dan Leher, Begini cara Mengatasinya
- Cara Baru Telkomsel Bikin Pelanggan Lebih Tenang Saat Online
- Mudik Gratis BUMN 2026 Siapkan Kuota 100 Ribu Lebih Pemudik
- Hasil Lelang Lukisan Kuda Api Karya SBY Rp6,5 Miliar Disalurkan Demokrat ke Masyarakat Prasejahtera
- Di Perayaan Imlek Partai Demokrat, Lukisan Kuda Api Karya SBY Terjual Rp6,5 Miliar
- Kolaborasi Telkomsel x Muslim Pro, Bikin Ramadan Makin Khusyuk dalam Satu Genggaman
Penjual Sayur Ini Sumbang Rp5,3 Miliar untuk Perpustakaan, Layanan Kesehatan dan Panti Asuhan

CHEN Shu-chu adalah seorang penjual sayur di Taitung, Taiwan, yang menjadi inspirasi dunia karena kedermawanannya meskipun hidup dalam kesederhanaan. Ia dinobatkan sebagai salah satu "Heroes of Philanthropy" (Pahlawan Filantropi) oleh Forbes Asia pada tahun 2010.
Chen bekerja sebagai penjual sayur di Pasar Pusat Taitung sejak usia 13 tahun setelah ibunya meninggal dunia karena keluarga tidak mampu membayar uang jaminan rumah sakit. Kehidupan masa kecil yang miskin dan tragis mendorongnya untuk membantu sesama yang kekurangan.
Meskipun penghasilannya pas-pasan, Chen hidup sangat hemat dan menyumbangkan sebagian besar pendapatannya selama lebih dari tiga dekade. Total sumbangannya dilaporkan mencapai lebih dari 10 juta dolar Taiwan (sekitar Rp5,3 miliar).
Uang yang disumbangkannya digunakan untuk pembangunan perpustakaan sekolah, mendirikan dana medis untuk pasien miskin, serta membantu panti asuhan.
Selain masuk daftar Forbes Asia, ia juga dinobatkan sebagai Asian of the Year oleh Reader's Digest (2010) dan masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh (TIME 100) pada tahun 2010.
Chen terkenal dengan ucapannya, "Uang hanya berguna jika diberikan kepada orang yang membutuhkannya".
Chen Shu-chu menolak untuk berhenti bekerja dan terus berdonasi, membuktikan bahwa seseorang tidak harus kaya untuk berbagi dan membuat perubahan.
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

