- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
- Polri Akan Membangun 10 Gudang Ketahanan Pangan Baru di 2026
- Berhenti Makan 3 Jam Sebelum Tidur Agar Jantung Lebih Sehat
- Diversifikasi Jadi Kunci Masa Depan Pertanian
- Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026, Gaya Hidup Jalan Uang Tetap Aman
Petani Purworejo Dapat Bantuan Benih Padi 575 Ton

REPUBLIKA.CO.ID,PURWOREJO -- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan benih padi untuk petani di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah sebanyak 55 ton pada Kamis (8/3). Secara keseluruhan untuk Purworejo, bantuan diberikan sebanyak 575 ton yang akan ditanam di lahan seluas 23 ribu hektare.
Tak hanya soal bantuan, dalam kunjungannya ke Pituruh, Amran sempat berdiskusi dengan para petani. Ia menanyakan kesulitan petani-petani tersebut dalam menjual gabah.
Amran mendengar masih ada gabah yang terjual dibawah Rp 3.700 per kilogram. Ia berharap koordinasi antara PPL dan Babinsa mampu mengatasi hal tersebut. "Kita ini mampu tapi jangan ada main-main," katanya.
Ia menegaskan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Bulog bekerja sama dengan TNI dan dinas daerah terkait menyerap gabah sebanyak-banyaknya dari petani dengan HPP. "Panglima tertinggi perintahkan, turun bantu petani. Aku sedih masih mendengar harga Rp 3.200 (per kilo)," tutur Amran.
Ia meminta semua jajaran terkait meningkatkan waktu kerja di lapangan. Fokusnya penyerapan gabah sebanyak-banyaknya. Saat ini Bulog menyerap gabah sebanyak 14 ribu ton.
Pada kesempatan serupa Amran turut memberikan bantuan delapan unit traktor juga alat penanam. Traktor diserahkan kepada unit usaha tani di kecamatan Pituruh, Grabag, dan Bener. Sementara alat tanam diserahkan untuk tani di kecamatan Kutoharjo.
sumber : republika.co.id
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

