- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
Tentara Kuat, Kopral Bagyo Meninggal Dunia

SOLO - Kopral Partika Subagyo Lelono, atau yang akrab dipanggil Kopral Bagyo, meninggal dunia pada Kamis, 17 Juli 2025, pukul 14.20 WIB, di kediamannya di Sumpingan RT 001/RW 006, Kadipiro, Solo, pada usia 61 tahun .
Berikut kronologi dan riwayat beliau:
Data Pribadi & Pemakaman
Tanggal lahir: 14 Desember 1963
Usia saat meninggal: 61 tahun
Pemakaman: Jumat, 18 Juli 2025, pukul 11.00 WIB, di TPU Astanalaya Krembyongan, Kadipiro, Solo.
Kiprah & Riwayat Kesehatan
Berpangkat Kopral Kepala CPM (Purn) di Denpom IV/4 Solo. Pasca-pensiun, aktif di relawan PMI Surakarta dan mengajar di Politeknik AKBARA Surakarta .
Menderita kanker usus besar, sempat menjalani operasi, namun mengalami pendarahan sehingga kondisinya menurun.
Aksi Ekstrem yang Membuatnya Viral
Kopral Bagyo dikenal karena keberaniannya melakukan aksi-aksi ekstrem yang viral di masyarakat:
Meneguk minyak rem, mandi cabai, memadamkan rokok dengan dimakan, saat HUT TNI ke‑66 (5 Oktober 2011)
Jalan nonstop 86,4 km (24 jam) keliling Pura Mangkunegaran (4–5 Oktober 2012)
Jungkir balik 5 km saat hujan (14 Desember 2012)
Menyapu abu Gunung Kelud nonstop 24 jam (21 Februari 2014)
Jalan jongkok 1 km (6 Oktober 2014)
Berdiri di atas ratusan paku sambil membawa bendera Merah Putih (11 Mei 2015)
Longmarch membawa obor demi semangat kebangsaan Bhineka Tunggal Ika (19 Mei 2017)
Setelah pensiun, ia beralih fokus ke aksi sosial dan kemanusiaan bersama PMI, terutama memberikan pelatihan baris-berbaris, karate, dan kedisiplinan bagi mahasiswa .
Kopral Bagyo bukan hanya dikenal sebagai "TENTARA TERKUAT" karena aksi-aksinya yang luar biasa, tetapi juga sebagai sosok dermawan penuh semangat nasionalisme dan kemanusiaan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan semangat beliau terus menginspirasi.
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

