- Polusi Udara Meningkatkan Risiko dan Memperburuk Kondisi Penderita MND
- Sistem Pertahanan Tubuh Dapat Menentukan Seberapa Sakit Kita Saat Terserang Flu
- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Tim PkM UNY Syiarkan Risalah Islam Berkemajuan
.jpg)
SUKOHARJO - Tim Pengabdian kepada
Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggandeng Pimpinan
Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah dalam menggalakkan
Risalah Islam Berkemajuan (RIB). RIB sebagai Keputusan resmi Muhammadiyah pada
Muktamar ke-48 di Surakarta tahun 2022 perlu terus mendapat perhatian sekaligus
aktulisasi sampai tingkat Cabang dan Ranting Muhammadiyah.
Kegiatan yang berlangsung di New Rivermoon, Klaten, pada
Senin, 7 Juli 2025 ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan syiar arti
penting Risalah Islam Berkemajuan bagi warga Muhammadiyah. Kegiatan dengan
tajuk “Risalah Islam Berkemajuan, Aktulisasi pada Pimpinan Cabang dan Ranting
Muhammadiyah Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo” ini diikuti oleh 20 orang.
Terdiri dari pengurus harian PCM Tawangsari dan perwakilan ranting Muhammadiyah
Tawangsari.
Benni Setiawan, ketua tim pengabdi dalam penjelasannya
menegaskan bahwa, Islam berkemajuan dikembangkan atas dasar keyakinan bahwa
Islam adalah agama yang mengajarkan kemajuan dalam semua aspek kehidupan.
Baca Lainnya :
- Ikhtiar ASDP Sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Serta Perekat Lintas Budaya dan Beragam Komunitas0
- Surat Dalam Cerita0
- MOCA Singapura Panggungkan A Path to Glory0
- Desa Bedono Tenggelam, Petani Ini Terus Menanam Mangrove untuk Bertahan0
- Unggul se Asia-Pasifik, SDN Papela Rote Ndao Menang Kompetisi Sekolah Tersehat AIA 20250
Sebagai organisasi yang berdasarkan Islam, Muhammadiyah dan
seluruh warganya, terutama para pemimpin, memiliki tanggung jawab untuk
senantiasa menguatkan nilai-nilai kemajuan itu dalam pemahaman agama dan
perwujudannya dalam kehidupan pribadi, berorganisasi, bermasyarakat, berbangsa,
dan berkemanusiaan universal.
“Warga Muhammadiyah juga memikul tanggung jawab untuk
mendakwahkan konsep dasar Islam Berkemajuan agar menjadi kesadaran bagi umat
Islam untuk meraih keunggulan, dan pemahaman bagi masyarakat global untuk menciptakan
tata dunia yang ramah, adil dan damai demi kemaslahatan umat manusia pada
khususnya dan seluruh ciptaan Allah SWT di muka bumi ini pada umumnya”,
paparnya.
Risalah Islam Berkemajuan sebagai hasil Keputusan Muktamar
memiliki relevansi dalam mencipta kehidupan penuh keadaban. Keputusan Muktamar
Muhammadiyah ini perlu dipahami dan dilaksanakan dengan segala kekuatan. Dan
kekuatan paling nyata dalam diri Persyarikatan Muhammadiyah terletak pada
Ranting dan Cabang Muhammadiyah.
Ranting dan Cabang Muhammadiyah merupakah ruh utama
Persyarikatan. Ranting dan Cabang Muhammadiyah memiliki peran signifikan dalam
meneguhkan cita besar Muhammadiyah dalam mewujudkan Masyarakat Islam yang
sebenar-benarnya.
“Kami terus berkomitmen untuk menyukseskan amanat Muktamar
Muhammadiyah. Kami berterima kasih kepada kampus yang juga turut serta
mensyiarkan dakwah Islam untuk kemajuan bangsa dan negara”, ungkap Muh.
Subekti, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tawangsari.
Pernyataan Muh Subekti di atas selaras dengan yang
disampaikan oleh Budi Santoso, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Watubonang
Tawangsari. Jantung Persyarikatan Muhammadiyah terletak di ranting, sesuai
dengan slogan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM).
“Ranting itu Penting, Cabang harus Berkembang”. Semakin
banyak kegiatan melibatkan Ranting dan Cabang, maka Muhammadiyah akan terus
Lestari. “Kami berterima kasih kepada tim PkM Universitas Negeri Yogyakarta
yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga terus berlanjut dengan
kegiatan lain,” kata, Budi Santoso. (rel)
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

