- Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tawangsari Adakan Penguatan Ideologi
- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
- Polri Akan Membangun 10 Gudang Ketahanan Pangan Baru di 2026
- Berhenti Makan 3 Jam Sebelum Tidur Agar Jantung Lebih Sehat
- Diversifikasi Jadi Kunci Masa Depan Pertanian
Wujudkan Agro Bisnis Mandiri, Langsung Pantau Kebun Bawang Merah

Indralaya, DetikSumsel-Kegiatan Pelatihan Agro Bisnis Mandiri yang diselenggarakan oleh DPC Demokrat Ogan Ilir (OI) bekerjasama dengan Patani Sumsel langsung ditindaklanjuti dengan kunjungan ke kebun bawang merah di KM 24 Desa Sambu Indralaya, Rabu (8/3).
Pantauan di lapangan ini sebagai wujud dari praktek terhadap teori pelatihan yang dipelajari sebelum petani benar-benar menerapkan Agro Bisnis Bawang Merah di Desa masing-masing.
"Dengan Pelatihan ini, diharapkan petani di OI dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam berusaha tani dan pengelolaan hasil pertanian khsususnya komoditi bawang yang pada akhirnya dpt membawa kesejahteraan masyarakat OI," kata Ketua DPC Demokrat OI, Ir Kanovriandri saat ikut memantau lokasi.
Baca Lainnya :
- Sempat mati suri, wisata eksotis Klaten ini dibangkitkan karang taruna0
- Gali Potensi Agro Bisnis Bawang Merah di OI0
- Menengok Potensi dan Ancaman Sektor Perikanan Kabupaten Pulau Taliabu0
- Pemdes Berbura Ingin Potensi Wisata Air Terjun di Gunung Maras Bisa Lebih Maju0
- Kemenperin Tingkatkan Promosi Produk Unggulan Industri Kecil0
Kanwil Patani Aumsel Ir. Hj. Misliha. R. MM, menambahkan, bahwa kegiatan ini mrupakan salah satu program kegiatan PATANI Aumsel untuk bidang pertanian dalam rangkaian kegiatan merajut potensi desa.
"Kami berharap kegiatan pelatihan ini dapat dilaksanakan di seluruh Sumsel yang bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat lainnya. Sehingga kerja gotong royong seluruh elemen dapat bermanfaat bagi rakyat sumsel. Dan tidak hanya komoditi bawang, juga jagung, kelapa, tebu, ternak sapi dan lainnya," pintanya.
Hal senada diungkapkan, Dirut Patani Sarjan Tahir. Menurutnya Sumsel harus memulai budi daya bawang merah skala bisnis. Sehingga potensi lahan dan iklim yang membantu akan menolong petani bawang merah di Sumsel ke depan.
"Patani terus mengawal dan mendampingi petani untuk gelorakan pembangunan di desa dalam koridor merajaut potensi desa," tukasnya.
Sementara itu, Ir. Rusli, selaku ketua Lembaga Pelatihan Agrobisnis Mandiri mengatakan Pelatihan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat OI untuk mengembangkan komoditi bawang merah, khususnya menumbuhkan minat usaha tani bawang merah yang memang sangat menguntungkan.
"Sekaligus usaha pembuatan bawang merah goreng untuk konsumsi masyarakat luas yg memang pasarnya masih sangat bagus," tutupnya. (Dul)
sumber : detiksumsel.com
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

