- Aspek Hukum Clear, KPK Dukung KemenPKP Optimalkan Lahan Meikarta untuk Rusun Bersubsidi
- BRIN - OceanX Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
- Bantuan Bencana Sumatera Didominasi Makanan Instan, Kesehatan Anak Jadi Taruhan
- Krisis Makna di Balik Identitas Starbucks di Era Digital
- Mengapa Komunikasi PAM Jaya Perlu Berubah
- Krisis BBM Pertamina, Ketika Reputasi, Identitas, dan Kepercayaan Publik Bertabrakan
- Greenpeace-WALHI: Pencabutan 28 Izin Perusahaan Pasca Banjir Sumatera Harus Transparan dan Tuntas
- KemenPU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
- Masa Depan Muhammadiyah di Era Kecerdasan Buatan
Eratani dan Distphbun Sulsel Siap Bersinergi Transformasi Teknologi Modern

Keterangan Gambar : Eratani saat berkunjung ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (4/12/2024), disambut Kepala Dinas, Ir. H. Imran Jausi, M.Pd. Foto/Ist
MAKASSAR – Eratani, perusahaan agritech, bersinergi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan (Distphbun Sulsel) untuk mendukung penerapan teknologi pertanian modern.
Eratani berkomitmen dalam mentransformasi pertanian nasional dengan memanfaatkan teknologi modern seperti drone dan citra satelit.
Eratani saat berkunjung ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (4/12/2024), disambut Kepala Dinas, Ir. H. Imran Jausi, M.Pd.
Baca Lainnya :
- Rilis Permentan No 13/2024, Pemerintah Pastikan Harga TBS Tidak Merugikan Pekebun0
- Produksi Padi Diyakini Meningkat, Wamentan Tekankan Bulog Serap Gabah Petani0
- Manfaatkan Energi Matahari, Petani Kopi Cuan Jutaan0
- Penyuluh Ujung Tombak Pendampingan Petani Mempercepat Swasembada Pangan0
- Potensi Kerugian Petani Rp3,23 Triliun, Mentan Sikat 27 Perusahaan Pupuk0
Pertemuan ini menandai awal dari potensi kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan lingkungan dalam sektor pertanian di Sulawesi Selatan.
Teknologi drone dan satelit yang baru saja diperkenalkan oleh Eratani memiliki potensi besar dalam mempercepat modernisasi dan mengubah wajah pertanian di Sulawesi Selatan,” kata Imran Jausi.
Sebagai salah satu lumbung padi nasional, Sulawesi Selatan mencatat produksi Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 4,88 juta ton pada tahun 2023.
Bahkan, pada tahun 2022, Provinsi Sulawesi Selatan berkontribusi signifikan terhadap kebutuhan beras nasional dengan menyumbang 25-30% dari total produksi nasional.
Untuk memaksimalkan potensi tersebut, penerapan teknologi pertanian modern menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko, serta mendorong pendapatan dan daya saing petani di Sulawesi Selatan.
“Kami melihat potensi besar dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi ke Sulawesi Selatan. Ini dapat menjadi pendorong utama untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing petani Sulawesi Selatan,” kata Adwin Pratama Anas, VP Operations Eratani.
Eratani siap menggali potensi kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan untuk membuka peluang baru dalam mempercepat transformasi menuju pertanian modern di Indonesia.(wib)
.jpg)
1.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)

.jpg)

