- Polda Kepri Dukung Kampanye 24 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Batam
- Wanita ini Ubah Sampah Jadi Alat Tukar Bernilai Ekonomi, Contoh Nyata Warga Bantu Warga
- Sari Kreasi Boga Incar Cuan Bisnis Agrifood
- Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Gold Coast Ferry Terminal Buka Rute Baru Batam-Singapura
- Pray Sumut dan Sumbar, SARMMI Galang Donasi Bencana Banjir
- Telkomsel Kembali Gelar Jaga Bumi, Tanam 12.731 Pohon Baru dan Serap 824 Ton Emisi Karbon
- Pengamat: Indonesia Swasembada Beras, Stok Dunia Tertinggi Sepanjang Sejarah, Harga Global Anjlok!
- Presiden Prabowo dan Ratu Maxima Bahas Transformasi Inklusi dan Kesehatan Keuangan
- Desa Wisata Sumberoto Kini Makin Menyala Dengan Tenaga Surya
- Abies Bakery, Toko Roti Dengan Standar Higienitas Produksi Buka di Bundaran Ocarina Batam Centre
Sempat terjun Rp 500 per Kg, harga tomat kini mulai normal

Merdeka.com, Jawa Tengah - Sempat menyentuh titik terendah di kisaran Rp 500 per kilogram di tingkat petani dan Rp 1.500 di tingkat pasar tradisional beberapa bulan terakhir, kini harga tomat kembali merangkak naik mencapai Rp 6.000 per kilogramnya.
“Harga tomat yang murah seperti itu sempat bertahan cukup lama, sekitar dua bulanan. Sehingga banyak petani yang memilih membiarkan buah tomat di lahan milik mereka sampai busuk karena memang tidak punya nilai jual,” kata Nur Khomsiah (50), salah seorang pedagang sayur di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, Rabu (15/3).
Berbeda dengan tomat, harga komoditas cabai justru mulai menunjukkan penurunan antara Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per kilogram sejak sepekan terakhir. Hal ini dikarenakan para petani tengah memasuki masa panen raya sehingga pasokan barang ke tingkat pasar mulai meningkat.
Baca Lainnya :
- Hanya 2,1 Juta Petani Terampil di Indonesia0
- Petambak udang Kulon Progo nikmati panenan0
- Kunjungi Pasar Tanjung Jember, Mendag Banjir Keluhan Pedagang0
- Ikan beku Makassar ditarget masuk pasar Eropa0
- Sulteng minta dukungan Kementan kembangkan kakao0
Kuat (61), pedagang lain menambahkan, saat ini harga cabai rawit sret merah hanya dipatok Rp 100.000 per kilogram atau turun sebesar Rp 20.000 dari sebelumnya yang mencapai Rp 120.000 per kilogram.
Sedangkan jenis cabai keriting merah dipatok seharga Rp 24.000 per kilogram, cabai keriting hijau Rp 14.000 per kilogram dan harga cabai rawit biasa masih bertahan pada kisaran harga Rp 50.000 hingga Rp 60.000 untuk tiap kilogramnya.
“Para petani cabai sedang memasuki periode panen raya sehingga harganya perlahan mulai turun. Tak seperti beberapa waktu lalu yang melambung cukup tinggi karena barangnya memang lumayan sulit didapat karena banyak yang rusak akibat cuaca buruk dan serangan penyakit,” bebernya. (riz)
sumber : jateng.merdeka.com
.jpg)

.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

