- Pertamina Group Boyong 35 Trofi PRIA 2026, Bukti Transparansi Komunikasi ke Publik
- Dari Dapur ke Langit, Ketika Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Masa Depan
- Baterai Kalsium Siap Menantang Litium, Jadi Alternatif Energi Terbarukan Masa Depan
- Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tawangsari Adakan Penguatan Ideologi
- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
Berikan Pendampingan Petani untuk Merawat Sapi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Melihat kondisi Kota Cantik yang selalu kekurangan pasokan daging sapi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya berencana melakukan pendampingan petani dalam merawat sapi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palangka Raya, Ikhwansyah SSos menjelaskan, selama ini yang menjadi kendala kurang berkembangnya peternakan sapi di kota cantik disebabkan kurangnya bimbingan dari pemerintah.
“Selama ini pemerintah hanya memberikan bantuan sapi, tapi tanpa ada pendampingan dan bimbingan kepada petani. Sehingga, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya tidak berjalan maksimal,” tuturnya, kemarin.
Baca Lainnya :
- ESDM Siapkan Bantuan Elpiji 3 Kg untuk Petani0
- ESDM Siapkan Bantuan Elpiji 3 Kg untuk Petani0
- RUU Pertembakauan Harus Jadi Solusi bagi Petani hingga Perusahaan0
- Nilai tukar petani turun 0,58 persen pada Februari0
- Fungsi Koperasi Unit Desa Harus Memberikan Keuntungan Bagi Petani0
Untuk itu, pihaknya akan segera mengusulkan untuk mendatangkan tutor dari beberapa kabupaten tetangga yang dirasa baik dalam pengelolaan dan budidaya sapi. Nantinya ilmu dari tutor tersebut akan ditularkan ke semua penyuluh yang dimiliki dinasnya dan setelah itu baru dibagikan ke petani.
“Kita akan mengusulkannya pada APBD Perubahan nanti, tetapi jika masih belum dapat terealisasi kita akan mengusulkannya pada APBD Murni tahun 2018,” ujarnya. Dia berharap melalui pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat benar-benar membawa perubahan. Seperti halnya pengelolaan ternak di Kabupaten Balangan yang dikunjunginya beberapa waktu lalu.
Di Kabupaten Balangan, peternakan dikelola sangat baik, mulai dari kondisi kandang sampai pengelolaan limbah baik cair maupun padat. “Semoga kita bisa menirunya, walau nantinya aplikasinya berbeda karena kita melalui pemberdayaan masyarakat yang diberi bantuan bibit sapi untuk dikembangbiakan,” tandasnya. (awa/uyi)
sumber : kalteng.prokal.co
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

