- Bikin Takjub, Ilmuwan Ciptakan Cairan yang Bisa Menyimpan Tenaga Matahari
- Pikir Dulu Sebelum Mengirim Pertanyaan ke AI, Data Pribadi Anda Bisa Terungkap
- In Situ/In Vitro, Percakapan Ekologis Dua Seniman dalam Bayang-bayang Antroposen
- Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5%
- Beyond Energy: Langkah Baru Pertamina Pimpin Transisi Energi Hijau
- Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Urusan Keamanan Negara
- Polri Akan Membangun 10 Gudang Ketahanan Pangan Baru di 2026
- Berhenti Makan 3 Jam Sebelum Tidur Agar Jantung Lebih Sehat
- Diversifikasi Jadi Kunci Masa Depan Pertanian
- Cara Anak Muda Mengelola Keuangan di 2026, Gaya Hidup Jalan Uang Tetap Aman
Semua Desa di Enrekang Dirancang Bebas Asap Rokok

FAJARONLINE.COM,ENREKANG -- Pemerintah Enrekang (Pemkab) tengah berusaha menularkan aturan kebiasaan Desa Bone-Bone ke daerah lainnya. Dinas Kesehatan (Diskes) pun menargetkan bakal menyasar seluruh desa di wilayah Kabupaten Enrekang.
Kepala Diskes Enrekang, Marwan Ahmad Ganoko menerangkan, Peraturan Daerah (Perda) terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan ASI Ekskusif telah rampung 50 persen tahun lalu. Itu bakal dilanjutkan kembali tahun ini.
"Tahun ini semua desa akan dibuatkan Perdes (peraturan desa). Yang penting, kita juga mau mengurangi kebiasaan merokok di Enrekang," tutur Marwan.
Baca Lainnya :
- Petani Baduy Tanam Albasia Sebagai Tabungan Masa Depan0
- Pusdiklat Kemendagri Adakan Diklat Pengelolaan Keuangan Desa0
- Garam Lokal tak Penuhi Syarat Kualitas Industri0
- Indonesia Impor Garam Hingga 3,1 Juta Ton0
- Kementan Minta Peternak Terapkan Prinsip Animal Welfare0
Desa Bone-Bone pun siap jadi percontohan. Diskes telah menyiapkan anggaran dana dari APBD sebesar Rp100 juta untuk membangun tugu disana.
"Salah satu pemasukan terbesar kita itu juga memang dari pajak rokok. Sekira Rp4 miliar itu masuk ke Diskes. Tetapi, tetap saja yang namanya merokok tidak baik untuk kesehatan," pungkas Marwan. (mam)
sumber : fajaronline.com
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

