- Whoosh Resmi Go Global, Kini Bisa Dipesan Dunia Lewat Trip.com
- 5 Cara Biar Remaja Tetap Aman di Internet, Tanpa Drama dan Jadi Polisi Gadget
- Saat Tanah Menjerit, Siapa yang Mendengar?
- 6 Cara Menjaga Kesehatan Jantung, Organ yang Menentukan Hidup Kita
- Secangkir Kopi di Pagi Hari, Sahabat Jantung atau Ancaman Tersembunyi?
- Ingat! Sejumput Garam Bisa Menentukan Hidup dan Mati
- Kementrans Kirim Tim Investigasi Kasus Pencabutan Sepihak SHM Transmigran di Kotabaru Kalsel
- Ketika Lapar Tak Hanya Soal Perut, Krisis Sunyi di Balik Ketidakamanan Pangan
- BRIN Pimpin Penelitian Internasional Pemuliaan Pisang Liar untuk Perkuat Ketahanan Pangan
- Kunjungan AHY di Bumi Sriwijaya Perkuat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur Strategis Sumsel
Whoosh Resmi Go Global, Kini Bisa Dipesan Dunia Lewat Trip.com
Kini Indonesia semakin terhubung dengan dunia dan dunia semakin dekat dengan Indonesia

Keterangan Gambar : Kereta cepat Whoosh resmi terintegrasi dalam platform global (dok.kcic)
Perjalanan Jakarta–Bandung yang dulu identik dengan macet panjang kini berubah jadi 45 menit yang terasa nyaris instan. Kini, pengalaman itu tidak hanya bisa dinikmati warga Indonesia, tetapi juga semakin mudah diakses wisatawan dunia.
Kereta cepat Whoosh resmi terintegrasi dalam platform global Trip.com. Artinya, wisatawan internasional bisa memesan tiket Whoosh langsung melalui Trip.com, menggunakan bahasa dan mata uang negara mereka masing-masing. Langkah ini menandai babak baru, kereta cepat pertama di Asia Tenggara kini tampil di etalase perjalanan global.
Baca Lainnya :
- 5 Cara Biar Remaja Tetap Aman di Internet, Tanpa Drama dan Jadi Polisi Gadget0
- Saat Tanah Menjerit, Siapa yang Mendengar?0
- 6 Cara Menjaga Kesehatan Jantung, Organ yang Menentukan Hidup Kita0
- Secangkir Kopi di Pagi Hari, Sahabat Jantung atau Ancaman Tersembunyi?0
- Ingat! Sejumput Garam Bisa Menentukan Hidup dan Mati0
Bagi Trip.com, integrasi ini bukan sekadar penambahan rute, melainkan bagian dari strategi jangka panjang memperluas jaringan kereta di berbagai negara. “Peluncuran ini mewujudkan visi kerja sama menjadi aksi nyata. Dengan mengintegrasikan Whoosh, kami membuka akses yang lebih luas terhadap keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Dengan lebih dari 400.000 penumpang internasional yang telah menggunakan layanan Whoosh sepanjang 2025, kami optimistis jangkauan global Trip.com akan semakin mempercepat pertumbuhan pengguna Whoosh dari pasar global pada 2026,” ujar Krishna Arya, General Manager Trip.com Indonesia.
Kini wisatawan bisa menyusun perjalanan lengkap dari pesawat, hotel, hingga kereta cepat dalam satu platform terpadu (dok.kcic)
Sementara itu, Ian Luo, Global Commercial Head, International Train Business Trip.com Group, menegaskan arah besar perusahaan. Visinya, Train Tickets for Everyone, Everywhere.
“Untuk mewujudkannya, kami secara aktif membangun jaringan layanan kereta yang andal di berbagai pasar utama Eropa dan Asia. Kerja sama dengan Whoosh ini menjadi kemitraan pertama kami di Asia Tenggara dan menegaskan komitmen Trip.com dalam menghadirkan layanan kereta kepada pengguna di seluruh dunia. Bersama KCIC, kami ingin mempersembahkan Whoosh ke dunia, dan dunia ke Whoosh,” katanya.
Siapa sangka, perjalanan Jakarta–Bandung yang kini hanya sekitar 45 menit bisa membawa dampak sebesar ini? Integrasi ini menjadikan Bandung sebagai gerbang wisata Jawa Barat bagi turis mancanegara. Dari kota yang dijuluki “Parijs van Java” ini, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan keberbagai destinasi wisata seperti Kawah Putih dengan lanskap vulkaniknya, Gunung Tangkuban Perahu, Kawasan Pasar Baru, hingga pantai Pangandaran. Akses yang semakin cepat berarti peluang wisata yang semakin luas.
“Memperluas akses layanan digital menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan wisatawan masa kini. Melalui Trip.com, Whoosh kini dapat diakses oleh wisatawan dari seluruh dunia, memungkinkan mereka mengelola aspek transportasi perjalanan bahkan sebelum tiba di Indonesia. Ini bukan sekadar soal tiket, tetapi tentang memposisikan Whoosh sebagai pilihan mobilitas utama bagi wisatawan global,” papar Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Utama KCIC.
Minat internasional terhadap Whoosh terus meningkat sepanjang 2023–2025. Beberapa negara dengan jumlah penumpang terbesar antara lain Malaysia sekitar 300.000 penumpang, Singapura lebih dari 80.000 penumpang, Tiongkok sekitar 60.000 penumpang, serta Jepang dan Korea Selatan secara gabungan lebih dari 50.000 penumpang.
Data ini menunjukkan bahwa Whoosh bukan lagi sekadar transportasi domestik, melainkan bagian dari rencana perjalanan wisatawan regional dan global. Karena itu kolaborasi ini bukan hanya soal teknologi atau penjualan tiket. Ini tentang bagaimana Indonesia menempatkan infrastruktur modernnya dalam jaringan perjalanan dunia.
Kini, wisatawan bisa menyusun perjalanan lengkap—dari pesawat, hotel, hingga kereta cepat—dalam satu platform terpadu. Sebuah langkah kecil di layar ponsel, tapi lompatan besar bagi konektivitas pariwisata Indonesia. Kolaborasi ini sekaligus menjadi simbol bagaimana Indonesia semakin terhubung dengan dunia—dan dunia semakin dekat dengan Indonesia.
.jpg)
1.jpg)

2.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)

